Berita Terkini

KPU Kabupaten Bengkayang Gelar Koordinasi Lintas Sektoral untuk Penguatan Demokrasi

Bengkayang, 12 Februari 2026 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkayang melaksanakan kegiatan Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka Penguatan Demokrasi di Kabupaten Bengkayang, Kamis (12/2/2026), bertempat di Playground Caffe and Eatery.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Bengkayang, Sekretaris dan jajaran Sekretariat, serta unsur Forkopimda dan instansi terkait, di antaranya Polres Bengkayang, Kodim 1209 Bengkayang, Lanud Harry Hadisoemantri, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Dukcapil, Kesbangpol, Dinas PMD, serta Bawaslu Kabupaten Bengkayang.

Ketua KPU Kabupaten Bengkayang, Heribertus, S.E., M.H. dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada sebelumnya merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan. Ia menegaskan bahwa meskipun tahapan telah selesai, KPU tetap menjalankan berbagai program berkelanjutan, seperti Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), sosialisasi pendidikan pemilih, serta penguatan layanan informasi publik.

“Penguatan demokrasi tidak berhenti pada tahapan pemilu semata, tetapi terus berlanjut melalui koordinasi, kolaborasi, dan inovasi bersama,” ujar Heribertus.

Mewakili Bupati Bengkayang, Antonius F.R. menyampaikan apresiasi dan dukungan Forkopimda terhadap pelaksanaan koordinasi lintas sektoral sebagai forum strategis dalam memperkuat kualitas demokrasi di daerah.

Dalam diskusi yang dipandu oleh Yopi Cahyono, dibahas capaian partisipasi masyarakat Kabupaten Bengkayang yang masih berada pada angka 72 persen, di bawah target nasional 78 persen. Pada Pilkada sebelumnya dengan satu pasangan calon, partisipasi tercatat sebesar 55 persen.

Sejumlah narasumber turut memberikan pandangan dan masukan, di antaranya Suprianto yang menekankan pentingnya penguatan komunikasi dan optimalisasi media sosial dalam menangkal hoaks, serta Christian C.H. yang menyoroti perlunya pemetaan potensi kerawanan secara terintegrasi antar instansi.

Dari aspek penegakan hukum, Rizky Kurnia menyampaikan komitmen Pengadilan Negeri Bengkayang dalam menjamin penegakan hukum pemilu secara profesional, sementara Wahyu dari Kejaksaan Negeri Bengkayang menegaskan kesiapan dalam penanganan tindak pidana pemilu secara cepat dan tepat.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkayang, Susanti, menekankan pentingnya penguatan sosialisasi dan pengawasan partisipatif. Sementara itu, Akam menyampaikan bahwa berdasarkan data Semester II Tahun 2025, jumlah penduduk Kabupaten Bengkayang tercatat sebanyak 298.650 jiwa, dengan koordinasi data antara Dukcapil dan KPU yang selama ini berjalan baik.

Isu partisipasi generasi muda juga menjadi perhatian sebagaimana disampaikan oleh Fernando Junawan, yang menyoroti pentingnya pendidikan politik bagi generasi milenial dan Gen Z menjelang Pemilu 2029.

Anggota KPU Kabupaten Bengkayang, Adrito, mengapresiasi terselenggaranya forum koordinasi ini dan menilai kegiatan tersebut penting untuk dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa KPU Kabupaten Bengkayang siap melaksanakan setiap kebijakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, serta menyoroti perlunya solusi agar pemilih muda yang masih menempuh pendidikan tetap dapat terfasilitasi dalam menggunakan hak pilihnya.

Sementara itu, Mujidi menyampaikan bahwa KPU secara rutin melaksanakan pemutakhiran data pemilih setiap triwulan melalui program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan. Ia juga menegaskan bahwa pada tahun 2026 KPU akan kembali melakukan koordinasi intensif dengan instansi terkait dalam rangka penguatan akurasi data pemilih.

Sedangkan Musa Jairani menjelaskan rencana teknis penyelenggaraan ke depan, termasuk pelaksanaan simulasi penataan daerah pemilihan dan simulasi alokasi kursi DPRD Kabupaten Bengkayang. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan proyeksi jumlah penduduk pada tahun 2029, dimungkinkan adanya penambahan jumlah kursi DPRD menjadi 35 kursi.

Kegiatan ini menghasilkan komitmen bersama untuk meningkatkan koordinasi lintas sektor, mempercepat pertukaran data dan informasi, serta mendorong inovasi pendidikan politik guna meningkatkan partisipasi masyarakat.

KPU Kabupaten Bengkayang berharap koordinasi lintas sektoral ini menjadi langkah strategis dan berkelanjutan dalam mewujudkan demokrasi yang partisipatif, inklusif, dan berkualitas di Kabupaten Bengkayang.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 57 kali